Penonton lebih pintar dr Pemain

Umumnya manusia senang jadi penonton walaupun bukan pemain, karena memang bukan dan tidak alhlinya jadi pemain, akan tetapi walaupun cuma penonton lebih senang mengomentarinya seakan dia ahlinya seperti penonton bola..

Membantu Janda

1687 Hadis riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata, Nabi saw. bersabda, Orang yang berusaha membantu para janda dan orang miskin, bagaikan orang...

Bersatulah jangan Bercerai-berai

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni`mat Allah keep

Kawinkanlah yang sendirian

Di usia selevel kita ini sudah saatnya kita mempersiapkan diri untuk anak-anak kita sebagai hak dan kewajiban kita untuk menikahkan mereka..

Showing posts with label salat. Show all posts
Showing posts with label salat. Show all posts

Friday, 26 July 2013

Shalat Duha

KeutamaanKeutamaan shalat Dhuha adalah seperti yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua raka'at shalat Dhuha.”Waktu Waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggalah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik.Raka'at Shalat ini dilakukan Rasulullah SAW minimal dua raka'at, dan maksimal dua belas raka’at dengan salam setiap dua raka'atnya satu salam.Tata Cara Berikut ini tata cara melakukan sholat dhuha: 1. Berniat untuk melaksanakan shalat sunnah DhuhaLafaz:

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحٰي رَ كْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَا لَى.اَ للهُ ا َكْبَرُ

Latin: Ushalli Sunnatadh-Dhuhaa rak'ataini lilaahi Ta'aala, Allahu AkbarArtinya:"Aku berniat shalat Sunnah Dhuha dua raka'at karena Allah Ta'alaa"2. Raka'at pertama, Membaca surah Al-Fatihah dan Membaca surah Asy-Syams (QS:91) [membaca Surah Al-Kafirun (Qulya) (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu]. 3. Raka'at kedua, Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada raka'at kedua, atau cukup dengan [membaca Al-ikhlas (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha].Catatan: Rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud dan salam dilakukan sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.4. Setelah shalat Dhuha bacalah doa. Pada dasarnya doa setelah shalat Dhuha dapat menggunakan doa apapun. Doa yang biasa dilakukan oleh Rasulullah selepas shalat Dhuha adalah:Lafaz:

اَللّٰهُمّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَآءُكَ وَالْبَهَاءَبَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَقُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ.اَللّٰهُمّ اِنْ كَانَ رِزْقيِ فِي السَّمَآءِفَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كاَنَ فِي الْاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كاَنَ مُعْسِرًافَيَسِّرْهُ وَاِنْ كاَنَ حَرَا مًا فَطَهِّرهُ وَاِنْ كاَنَ بَعِيْدًافَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَا لِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آ تِنِيْ مَآاٰتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Latin: Allahumma innad dhuhaa-a dhuha-uka, wal bahaa-a baha-uka, wal jamaala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ismata 'ismatuka. Allahumma in kaana rizqii fis samaa-i fa-anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’siron fa yassirhu, wa in kaana harooman fathohhirhu, wa in kaana ba’iidan faqorribhu, bihaqqi dhuhaa-ika, wa bahaa-ika, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatinii ma atayta 'ibaadakas shoolihiin. Artinya:"Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh”.

.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More